CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Rabu, 21 Mei 2008

Cek Air Pendingin

Cek Air Pendingin

Source : Google.com

Jangan asal tuang atau tidak peduli dengan kondisi air pendingin di motor. Karena mesin akan bermasalah kalau oli cooler tidak dirawat. Mesin cepat panas dan bisa merembet ke komponen lain yang akan cepat aus. Pastinya mesin bisa dibongkar habis, biaya pun keluar banyak.

Tahap awal adalah anda harus mengetahui terlebih dahulu standar kondisi air pendingin. Ada dua garis di tabung yang tercetak Upper dan Lower. Hal ini mesti diperhatikan sebagai tanda saatnya mengisi cairan pendingin. Anda harus melihatnya saat service berkala. Perhatikan tanda lower, jika air di bawah batas itu maka harus ditambah.

Posisi lower menandakan ambang batas minimal cairan pendinginan. Jangan sampai menunggu habis baru diisi. Kurang dari garis lower pun akan menimbulkan sirkulasi cairan pendinginan berkurang maka pendinginan jadi tidak maksimal.

Cara tersebut jika penggunaan motor dibawah 10.000 km tapi apabila sudah masuk pemakaian di atas 10rb km maka harus dikuras dan diisi baru. Pengisian harus mengikuti standar volume total cairan oil cooler dan tabungnya.

Apabila ada masalah dengan oli putih sebaiknya anda isi sedikit demi sedikit cairan pendingin. Hal ini menandakan ada masalah di sistem sirkulasi oil cooler. Lebih banyak penguapannya karena panas mesin, tentu saja ada cara yang mudah melacak seandainya mengalami kasus seperti ini.

Perhatikan warna oli saat anda mengganti pelumas. Apabila hampir mirip seperti susu maka menandakan bahwa ada persoalan di sistem pendingin, biasanya disebut milky. Cairan bercampur dengan oli. Semoga hal ini bermanfaat untuk anda.

0 komentar: